Contoh Dialogue Blaming, Accusing, Admitting the Mistake, Apologizing and Promising untuk 2 Orang, 3 Orang, dan 4 Orang

Contoh Dialogue Blaming, Accusing, Admitting the Mistake, Apologizing and Promising untuk 2 Orang, 3 Orang, dan 4 Orang – Kalau pada bahasan sebelumnya kita telah mempelajari contoh dialog bahasa Inggris singkat dengan tema Accusing dan Blaming untuk 2 orang dan artinya, maka pada postingan kali ini saya akan mencoba menambahkan contoh yang sedikit berbeda dimana ke dua tema tersebut saya gabungkan dengan ungkapan admitting mistake, promising, dan ask for apologize dalam sebuah dialog untuk 3 dan 4 orang. Langsung saja kita lihat contohnya berikut ini:

Contoh Dialogue Blaming, Accusing, Admitting the Mistake,

Contoh Dialog Expression of Blaming, Accusing, Admitting the Mistake, Apologizing and Promising untuk 3 Orang

Joni: I can’t find my ID card. Did you move it from my table Budi?
Budi: No, I didn’t. I saw that Sean was tidying up our tables last morning.
Joni: No one else could move others’ belonging, but her. Where is Sean?
Budi: I don’t know. She may have gone to school.
Joni: Hmm. Could you please call her for me?
Budi: Ok
After a few minutes the conversation is continued by phone.
Budi: Sean, Joni wants to ask you something.
Joni: Sean, did you move my ID card?
Sean: Yes I did.
Joni: How could you do such a thing?
Sean: I put it in my pocket when I was cleaning our studying tables. And now, it’s accidentally brought by me. I’m sorry. It’s my fault.  
Joni: I give you sorry. So, what will you do now? I really need the card?
Sean: I know it is my fault, so i will go home as soon as the class finishes.
Budi: Please don’t do this anymore.
Sean: I swear I will be more careful to do anything.
Budi: I wish you can keep on your promise.

Joni: Saya tidak dapat menemukan kartu identitas saya. Apakah kamu memindahkannya dari mejaku Budi?
Budi: Tidak, saya tidak memindahkannya. Aku melihat Sean merapikan meja kita tadi pagi.
Joni: Tidak ada orang lain yang memindahkan barang orang lain, kecuali dia. Dimana Sean?
Budi: Saya tidak tahu Dia mungkin sudah pergi ke sekolah.
Joni: Hmm. Bisakah kamu menelfonkan dia untukku?
Budi: ok
Setelah beberapa menit percakapan dilanjutkan lewat telepon.
Budi: Sean, Joni ingin menanyakan sesuatu padamu.
Joni: Sean, apakah kamu memindahkan KTP saya?
Sean: Ya, saya yang melakukannya.
Joni: Bagaimana Anda bisa melakukan hal seperti itu?
Sean: Saya memasukkannya ke dalam saku saat saya sedang membersihkan meja belajar kita. Dan sekarang, kartu itu tanpa sengaja terbawa oleh saya. Maafkan aku. Ini adalah kesalahanku.
Joni: Aku memaafkanmu Jadi, apa yang akan kamu lakukan sekarang? Aku benar-benar butuh kartu itu
Sean: Saya tahu ini salah saya, jadi saya akan pulang begitu kelas selesai.
Budi: Tolong jangan lakukan ini lagi.
Sean: Saya bersumpah saya akan lebih berhati-hati dalam melakukan apapun.

Contoh Dialog Expression of Blaming, Accusing, Admitting Mistake, and Promising ungtuk 4 Orang

Adhi: Anybody knows where my eraser is? I need to correct the assignment.
Baai: No I don’t. You must have borrowed his eraser Carli.
Carli: no, no, no I use my own eraser. You took his eraser Zuli, didn’t you?
Zuli: Hahaha, no I didn’t do it.  I think you are the one who could have done it Carli. I saw that you were catching the eraser when the bell rang.
Carli: No, it was mine. Oh ya I remember! It’s your mistake Baai. You borrowed Adhi’s eraser to correct the quiz before rest time, didn’t you?
Adhi: Oh ya, that’s right Baai. Give me the eraser Baai!
Baai: Ya that’s right guys. I know it was my fault. I remember that I borrowed the eraser. But now, it’s gone.
Zuli: I hope you are sorry for losing the eraser to Adhi, Baai.
Carli: Ya, Zuli is true. And for Adhi, please forgive Baai and please use my eraser. I have many erasers in my bag.
Adhi: Ok no problem. Thanks for the eraser Carli.
Baai: Thanks guys, I promise that I will not do it anymore.
Adhi: Ada yang tahu dimana penghapus saya? Saya ingin memperbaiki tugasnya.
Baai: Tidak, tidak. Kamu pasti sudah meminjam penghapusnya Carli.
Carli: Tidak, tidak, tidak, saya menggunakan penghapus saya sendiri. Anda mengambil penghapusnya, kan Zuli?
Zuli: Hahaha, tidak, aku tidak melakukannya. Aku pikir kamulah yang melakukannya Carli. Aku melihat kamu memegang penghapus saat bel bordering tadi.
Carli: Bukan, itu milikku. Oh iya saya ingat! Itu salahmu Baai. kamu meminjam penghapus Adhi untuk memperbaiki kuis sebelum waktu istirahat tadi, bukan?
Adhi: Oh ya, itu benar Baai. Beri aku penghapusnya Baai!
Baai: Ya benar teman-teman. Aku tahu itu salahku. Aku ingat bahwa aku meminjam penghapusnya. Tapi sekarang, penghapus itu hilang.
Zuli: Saya harap kamu meminta maaf telah menghilangkan penghapus pada Adhi, Baai.
Carli: Ya, Zuli benar. Dan untuk Adhi, tolong maafkan Baai dan silahkan pakai penghapus saya. Saya memiliki banyak penghapus di tas saya.
Adhi: Ok tidak masalah. Terimakasih untuk penghapusnya Carli.
Baai: Thanks guys, saya berjanji bahwa saya tidak akan melakukannya lagi.

Baca Juga:
Nah harapan kami dengan semakin banyakanya dan semakin bervariasinya contoh yang kami sajikan, akan membuat pemahaman yang mendalam bagi sahabat berbahasainggris semua khusunya tentang pokok bahasan contoh dialog accusing dan blaming meliputi ungkapan-ungkapannya, contoh penggunaannya dalam dialog, dan menggabungkan mereka dengan ekspresi lainya seperti admitting mistake, promising, dan apologizing.